Berita

Air Mata dan Doa Warga Krangean Akhirnya Terjawab, Aspal Mulai Menyentuh Jalan Desa

29
×

Air Mata dan Doa Warga Krangean Akhirnya Terjawab, Aspal Mulai Menyentuh Jalan Desa

Sebarkan artikel ini
Sertu Riyadi, anggota Satgas TMMD Kodim Purbalingga, mengatakan pembangunan jalan ini

PURBALINGGA , LIVENEWS.CO.ID Bertahun-tahun warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, harus bersabar melewati jalan yang rusak, berlumpur saat hujan, dan penuh debu ketika kemarau datang. Jalan yang setiap hari dilalui petani, anak sekolah, hingga para orang tua itu seolah menjadi saksi beratnya perjuangan masyarakat desa dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kini, harapan yang selama ini hanya tersimpan dalam doa perlahan mulai menjadi kenyataan.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Kodim 0702/Purbalingga, hamparan aspal mulai menutupi badan jalan Desa Krangean. Suara alat berat dan semangat gotong royong warga menjadi pertanda hadirnya perubahan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Bagi sebagian orang, jalan mungkin hanya sekadar akses. Namun bagi warga Krangean, jalan ini adalah urat nadi kehidupan. Jalan yang baik berarti anak-anak bisa berangkat sekolah dengan lebih aman, hasil pertanian lebih mudah dibawa ke pasar, dan aktivitas masyarakat tidak lagi terhambat oleh kondisi medan yang rusak.

Baca Juga  Harga TBS Sawit Mulai Merangkak Naik, DPR Apresiasi Gerak Cepat Mentan Amran

Sedikit demi sedikit, wajah desa mulai berubah.

Satgas TMMD Kodim 0702/Purbalingga bersama warga terus bekerja tanpa mengenal lelah demi menuntaskan pembangunan tersebut. Kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang kepedulian, kebersamaan, dan harapan yang dibangun bersama.

Sertu Riyadi, anggota Satgas TMMD Kodim Purbalingga, mengatakan pembangunan jalan ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Harapan kami, jalan yang mulai diaspal ini bisa mempermudah aktivitas warga. Semoga akses menjadi lebih nyaman dan dapat membantu meningkatkan kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, program TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bentuk nyata hadirnya TNI di tengah masyarakat desa yang membutuhkan perhatian dan percepatan pembangunan.

Baca Juga  Pasca Tragedi Pondi, Tambang Dihentikan, Alur Timah Dipertanyakan

Bagi warga Krangean, perubahan ini bukan sekadar soal jalan yang kini lebih mulus. Ini adalah simbol harapan baru. Harapan agar desa mereka semakin maju, ekonomi masyarakat tumbuh, dan kehidupan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Di tengah hamparan aspal yang mulai terbentang, tersimpan senyum dan rasa syukur masyarakat yang selama ini mendambakan perubahan. Sebab bagi mereka, jalan ini bukan hanya penghubung antarwilayah melainkan penghubung menuju masa depan yang lebih baik. (RADAK)

error: Content is protected !!