BeritaInternasionalOlahraga

Dicukur Inter Milan 5-2, Pelatih AS Roma Akui Mental Pemain Runtuh

51
×

Dicukur Inter Milan 5-2, Pelatih AS Roma Akui Mental Pemain Runtuh

Sebarkan artikel ini
Pelatih kepala AS Roma, Gian Piero Gasperini, (foto : Detiksport)

JAKARTA, LIVENEWS.CO.ID — Pelatih kepala AS Roma, Gian Piero Gasperini, secara terbuka mengakui bahwa kekalahan telak 5-2 dari Inter Milan memberikan pukulan psikologis yang sangat berat bagi timnya.

Kendati hancur lebur di babak kedua, juru taktik kawakan tersebut menegaskan Giallorossi belum mengibarkan bendera putih dalam perburuan finis di posisi empat besar klasemen Liga Italia (Serie A).

Bertanding di Stadion Giuseppe Meazza (San Siro) pada Minggu (5/4) waktu setempat, gawang Roma sudah jebol saat laga baru berjalan 60 detik lewat aksi Lautaro Martinez. Sempat merespons positif dan menyamakan kedudukan melalui sundulan Gianluca Mancini, mental pasukan ibu kota tersebut kembali runtuh usai kebobolan gol spektakuler Hakan Calhanoglu tepat di pengujung babak pertama.

“Tidak mudah kebobolan di detik-detik pertama, tetapi setelah itu saya sebenarnya melihat permainan Roma yang bagus. Namun, masuk ke ruang ganti (saat jeda) dengan posisi tertinggal benar-benar menjadi pukulan telak bagi moral kami,” ungkap Gasperini kepada DAZN Italia.

Kondisi Roma semakin terpuruk di babak kedua. Cederanya Mancini yang memaksa sang bek tangguh ditarik keluar saat turun minum membuat lini pertahanan Roma kehilangan pilar utamanya.

Tuan rumah pun merajalela dengan mencetak tiga gol tambahan lewat Marcus Thuram, Lautaro Martinez, dan Nicolo Barella, sebelum akhirnya Lorenzo Pellegrini mencetak gol hiburan bagi Roma.

“Gol ketiga (Inter) secara khusus meruntuhkan semangat kami, dan sejak saat itu kami benar-benar menderita di lapangan. Saya melihat Roma yang bagus di babak pertama, hasil akhir memang membuat segalanya terlihat jauh lebih buruk. Laga ini praktis berakhir di gol ketiga dan kami harus memberikan kredit kepada skuad Inter yang tampil sangat kuat,” analisis Gasperini.

Krisis Pemain dan Asa Empat Besar

Kekalahan lima gol ini menodai rekor Roma yang sebelumnya dikenal memiliki salah satu pertahanan terbaik di Serie A. Gasperini tidak menampik bahwa badai cedera menjadi faktor krusial di balik rapuhnya tim belakangan ini.

Selain kehilangan Mancini di tengah laga, Roma berangkat ke Milan dengan kondisi skuad yang sangat pincang menyusul absennya sejumlah pemain bintang seperti Paulo Dybala, Artem Dovbyk, Manu Kone, Wesley, dan Evan Ferguson.

Sementara itu, Matias Soule yang baru kembali bermain tampak masih kehilangan sentuhan terbaiknya.

Kekalahan ini membuat AS Roma berisiko semakin tertinggal dari Como dan Juventus dalam perebutan posisi keempat alias zona kualifikasi Liga Champions. Meski sadar posisinya sulit, Gasperini menolak untuk lempar handuk.


“Anda bisa saja kalah dari Inter di San Siro, tetapi tidak dengan skor sebesar ini. Sekarang kami memiliki dua pertandingan kandang dan berharap bisa mendapatkan beberapa hasil bagus,” tekadnya.

“Persaingan ini sulit bagi kami, bagi Juventus, Como, dan Atalanta; semua tim menantang untuk memperebutkan satu tempat (empat besar). Kami memang sedikit tertinggal sekarang, tetapi kami pasti akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk merebut kembali poin yang hilang,” tutup mantan pelatih Atalanta tersebut.

Sumber : Inilah.com

Baca Juga  Manchester United Belum Bisa Menentukan Nasib Rashford
error: Content is protected !!