Bangka SelatanBerita

Empat Hari Pencarian Nelayan Hilang di Sungai Nyirih Belum Ditemukan

47
×

Empat Hari Pencarian Nelayan Hilang di Sungai Nyirih Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban hilang di Sungai Nyirih, (foto : Humas Kakansar Pangkalpinang)

BANGKA SELATAN, LIVENEWS.CO.ID – Memasuki Hari ke Empat Tim SAR Gabungan belum menemukan korban yang diduga kuat diterkam buaya di Sungai Nyirih, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan.

​Sebelumnya, Korban, Doli (40), dilaporkan hilang saat tengah mencari ikan bersama rekannya menggunakan sampan pada pukul 09.00 WIB. Kecurigaan muncul ketika rekan korban melihat sampan milik Doli ditemukan dalam kondisi kosong di tengah sungai tak lama setelah mereka berpencar.

Mengingat lokasi tersebut dikenal sebagai habitat buaya, warga segera melaporkan kejadian ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.

Menanggapi tingginya risiko serangan predator di lokasi pencarian, Kantor SAR Pangkalpinang membekali tim rescue dengan peralatan khusus. Sebanyak 2 set CAPE (Crocodile Attack Protection Equipment) dikerahkan ke lapangan guna melindungi personel saat melakukan penyisiran di area perairan yang rawan.

“Satu orang hilang diduga hilang di Sungai Nyirih untuk Hasil masih Nihil,” kata Otoritas SAR tempat, Sabtu (18/4).

Sementara, untuk pola pencarian dibagi menjadi tiga yaitu yang pertama menggunakan sampan dan Cape melakukan penyisiran di sekitar sungai.

“Kedua melakukan penyisiran di LKP (Posisi Terakhir Diketahui) dan yang ketiga menggunakan Drone,” ujarnya.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula saat korban dan rekannya masing-masing menggunakan sampan untuk mencari ikan. Rekan korban sempat mendahului beberapa saat, namun saat menoleh kembali, korban sudah tidak terlihat di atas sampannya. Upaya pencarian oleh warga Desa Delas sempat dilakukan secara mandiri sebelum akhirnya meminta bantuan Kantor SAR Pangkalpinang.

​Hingga sore ini, tim yang terdiri dari 6 Rescuer Kansar Pangkalpinang dan 3 Rescuer USS Toboali telah berada di lokasi untuk melakukan pemetaan dan penyisiran awal di titik koordinat 2°53’3.54″S 106°18’28.32″E.

​Masyarakat setempat dihimbau untuk tetap waspada dan menjauhi pinggiran sungai sementara waktu selama proses pencarian berlangsung guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (**)

Baca Juga  Sempat Tersesat di Bukit Maras, 4 Remaja Asal Sungailiat Ditemukan Selamat
error: Content is protected !!