BeritaInternasional

Hasil Survei : Warga AS Cemas Konflik Iran, Sebut Trump Tak Punya Rencana Jelas

36
×

Hasil Survei : Warga AS Cemas Konflik Iran, Sebut Trump Tak Punya Rencana Jelas

Sebarkan artikel ini
Hasil survei terbaru menunjukkan mayoritas warga AS cemas akan konflik Iran dan menilai Presiden Donald Trump tidak memiliki strategi militer yang jelas, (foto : Inilahcom)

JAKARTA, LIVENEWS.CO.ID — Gelombang kecemasan melanda publik Amerika Serikat. Mayoritas warga Negeri Paman Sam kini berada dalam bayang-bayang ketakutan dan ketidakpercayaan terhadap cara Presiden Donald Trump menangani eskalasi konflik dengan Iran yang kian meruncing.

Hasil survei terbaru yang dirilis YouGov bersama CBS News pada Minggu (12/4/2026) memotret sentimen negatif yang sangat kuat. Sebanyak 68 persen responden secara terang-terangan menyatakan ‘khawatir’ atas perkembangan situasi saat ini. Tak hanya cemas, 57 persen warga mengaku tertekan, dan 54 persen lainnya mengekspresikan kemarahan.

Survei ini menjadi tamparan keras bagi Gedung Putih. Pasalnya, 62 persen responden menilai Donald Trump sama sekali tidak memiliki rencana matang atau strategi yang jelas terkait konflik ini.

Kebijakan Tanpa Arah

Ketidakpuasan publik ini bukan tanpa alasan. Sebanyak 66 persen warga menganggap pemerintah belum memberikan penjelasan transparan mengenai apa sebenarnya tujuan militer AS di kawasan tersebut. Kondisi ini diperparah dengan pandangan 59 persen responden yang menilai konflik ini berjalan “buruk” bagi kepentingan Amerika Serikat.

Angka ketidaksetujuan terhadap kinerja Trump pun terus merangkak naik. Sebanyak 64 persen warga AS kini tidak menyetujui cara Trump menangani ketegangan dengan Iran, naik dua poin dibandingkan survei sebelumnya.

Reaksi Atas Narasi Ekstrem

Retorika panas Trump di media sosial juga menjadi bumerang. Unggahan Trump di Truth Social pada 7 April lalu—yang mengancam akan ‘menghancurkan peradaban Iran’—menuai kecaman luas. Sebanyak 59 persen responden memberikan penilaian negatif atas pernyataan tersebut, di mana 47 persen di antaranya mengaku sangat tidak menyukai narasi agresif tersebut.

Secara keseluruhan, 61 persen publik Amerika memberikan rapor merah bagi kinerja kepemimpinan Trump di tengah krisis energi dan keamanan yang melanda.

Jejak Konflik yang Berdarah

Ketegangan ini mencapai puncaknya sejak 28 Februari lalu, ketika militer AS dan Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah titik strategis di Iran, termasuk Teheran, yang memakan korban jiwa dari kalangan sipil.

Teheran pun tak tinggal diam dengan membalas serangan ke wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah. Meski Trump sempat mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa lalu, kegagalan negosiasi di Islamabad akhir pekan ini justru kembali menyulut api konflik.

Survei YouGov/CBS News ini dilakukan pada 8–10 April terhadap 2.387 orang dewasa dengan ambang kesalahan (margin of error) sebesar 2,4 persen.

Sumber : Inilahcom

Baca Juga  Iran Teken Kesepakatan Rahasia Dengan Rusia Soal Ribuan Rudal Canggih
error: Content is protected !!