Bangka SelatanBeritaHukum & KriminalLipsus

Tantang Balik Jalur Hukum, Warga Desa Nangka : Silakan Kerja, Tapi Jangan Sentuh Jalan Kami

73
×

Tantang Balik Jalur Hukum, Warga Desa Nangka : Silakan Kerja, Tapi Jangan Sentuh Jalan Kami

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi/AI

BANGKA SELATAN, LIVENEWS.CO.ID – Kemarahan warga Desa Nangka terhadap PT Bukit Palma Prima (BPP) memuncak. Secara tegas, masyarakat menyatakan menolak mentah-mentah tawaran jalan alternatif apa pun dari pihak perusahaan dan melarang seluruh alat berat maupun kendaraan proyek melintasi jalan desa.

Langkah ekstrem ini diambil menyusul kerusakan parah infrastruktur jalan yang memicu kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Tak hanya akses yang terputus, para petani sawit setempat terpaksa gigit jari melihat hasil panen mereka membusuk karena tak bisa diangkut.

“Kami tegaskan, tidak mau lagi jalan ini dipindah. Kalau dikalkulasikan, kerugian kami sudah ratusan juta akibat ulah perusahaan ini,” cetus salah seorang warga dengan nada geram, Selasa (5/5/2026).

Warga menyayangkan sikap lepas tangan perusahaan atas kerusakan yang mereka timbulkan. Kini, warga memberikan “garis tegas” perusahaan silakan beraktivitas, namun jangan menyentuh jalan milik rakyat.

“Silakan kerja, kami tidak akan menghambat atau mengintimidasi. Tapi satu syarat jangan ganggu jalan kami lagi. Pakai jalan kalian sendiri,” ujarnya.

Terkait ancaman jalur hukum yang sempat dilontarkan pihak perusahaan soal klaim lahan, warga justru menantang balik.

“Itu yang kami tunggu. Biar jelas siapa yang sebenarnya mengganggu hak masyarakat. Silakan bawa ke ranah hukum, kami siap!” tegasnya. (DK/Radak)

Baca Juga  Sudah 5 Hari Pencarian Nelayan Delas, Belum Membuahkan Hasil
error: Content is protected !!